Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia dan di Dunia – Makhluk hidup yang tinggal atau hidup di bumi bukan hanya manusia saja, tetapi ada tumbuhan dan hewan. Tumbuhan disebut juga dengan “flora” dan hewan disebut juga dengan “fauna”. Flora dan fauna tersebar di berbagai penjuru dunia. Oleh karena itu, setiap flora dan fauna yang ada di suatu daerah mempunyai jenis-jenis yang berbeda. Perbedaan jenis-jenis flora dan fauna membuat memberikan keanekaragaman yang dapat dilihat dan dinikmati oleh manusia. Selain itu, keanekaragam flora dan fauna juga memberikan manfaat bagi kehidupan. Dengan kata lain, adanya manusia, flora, dan fauna di bumi akan menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan hidup. Namun, ada beberapa jenis flora dan fauna yang saat ini sedang terancam punah. Oleh karena itu, untuk menghindari kepunahan pada flora dan fauna, maka dibuatlah konservasi flora dan fauna. Artikel ini akan membahas persebaran flora dan fauna, mulai ari faktor-faktor hingga manfaat dari keanekaragaman flora dan fauna. Ingin tahu lebih jelasnya? Tunggu apalagi segera baca artikel ini sampai habis ya. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Persebaran Flora dan Fauna1 Iklim2 Makhluk Hidup3 Jenis Tanah 4 Topografi5 Suhu Udara6 Angin7 Cahaya Matahari8 Air HujanJenis-Jenis Flora di Indonesiaa Kawasan Barat bercorak asiatisb Kawasan Peralihan Wallacec Kawasan Timur corak AustraliatikJenis-Jenis Fauna di Indonesiaa Kawasan Barat atau Asiatisb Kawasan Tengah atau Peralihanc Kawasan Timur atau AustralisJenis-Jenis Flora di Dunia1. Hutan Hujan Tropis2. Hutan Gugur3. Sabana4. Padang Rumput atau Stepa5. Gurun6. Taiga7. TundraJenis-Jenis Fauna di Dunia1. Kawasan Neartik2. Kawasan Neotropik3. Kawasan Australia4. Kawasan Oriental5. Kawasan Paleartik6. Kawasan EthiopiaKesimpulan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Persebaran Flora dan Fauna Persebaran flora dan fauna di Indonesia dan di dunia, pastinya akan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Setiap faktor ini perlu diketahui oleh banyak orang supaya persebaran flora dan fauna dapat berjalan dengan lancar. Lalu apa saja faktor-faktor tersebut? Berdasarkan buku Geografi Uniknya Flora Fauna Indonesia Kemdikbud, 2018 faktor-faktor persebaran flora dan fauna dibagi menjadi beberapa faktor 1 Iklim Iklim akan sangat memengaruhi persebaran flora dan fauna. Iklim ini akan memengaruhi cuaca dan musim yang di mana kedua hal tersebut akan memberikan pengaruh terhadap kualitas lingkungan dan keberlangsungan hidup flora dan fauna. Iklim yang stabil membuat flora dan fauna mudah untuk beradaptasi. Lain halnya dengan iklim yang sudah tidak stabil atau mengalami kerusakan, hal tersebut membuat flora dan fauna sulit untuk beradaptasi. Jika sulit untuk beradaptasi pada lingkungan, maka flora dan fauna akan sulit untuk bertahan hidup. Oleh karena itu, kita sebagai manusia kita harus berusaha untuk tidak merusak iklim supaya flora dan fauna yang masih hidup bisa dilihat oleh keturunan kita nanti. 2 Makhluk Hidup Dalam hal ini, makhluk hidup yang dimaksud adalah manusia, hewan, dan tumbuhan. Ketiga makhluk hidup tersebut sangat berperan penting dalam menjaga kestabilan ekosistem lingkungan. Pernahkah kamu membayangkan apa jadinya jika tidak ada flora dan fauna di dunia? Tentunya manusia dan fauna akan sulit untuk mendapatkan oksigen sehingga sulit untuk bertahan hidup. Begitu pun sebaliknya, flora tidak bisa hidup jika tidak ada manusia dan fauna. Flora dapat berkembang biak dengan bantuan fauna dan manusia. Selain itu, manusia juga berperan penting dalam membentuk lingkungan yang sesuai dengan pertumbuhan flora. Oleh karena itu, manusia, hewan, dan tumbuhan bisa dikatakan sebagai makhluk hidup yang memiliki simbiosis mutualisme karena saling menguntungkan satu sama lain. 3 Jenis Tanah Kondisi struktur tanah pada suatu daerah akan sangat memengaruhi kehidupan flora dan fauna. Hal ini dikarenakan struktur tanah yang baik akan menghasilkan sirkulasi udara yang baik juga. Dengan sirkulasi yang baik pada tanah, maka akar-akar tumbuhan bisa tumbuh dan bernapas dengan baik. Pada umumnya, komposisi tanah yang baik terdiri dari bahan mineral anorganik, bahan mineral organik, dan udara. Jika kondisi tanah mengandung ketiga komposisi tersebut, maka bisa dikatakan bahwa kondisi tanah di daerah tersebut sangatlah baik. Untuk menjaga kualitas pada komposisi tanah, maka dibutuhkan peran manusia. Oleh karena itu, alangkah baiknya setiap manusia mengurangi kebiasan-kebiasan yang dapat merusak komposisi tanah atau hingga merusak kondisi tanah tersebut. 4 Topografi Keadaan tentang kondisi geografis pada suatu daerah harus diperhatikan karena faktor ini akan memengaruhi penanganan pada flora dan fauna. Penanganan flora dan fauna yang dilakukan dengan kondisi topografi suatu daerah akan memberikan pengaruh yang baik terhadap persebaran flora dan fauna. Dengan memerhatikan topografi pada suatu daerah, maka flora dan fauna bisa tumbuh dengan baik dan maksimal. Misalnya, flora yang hidup di dataran tinggi tidak bisa hidup atau pertumbuhannya tidak maksimal di dataran rendah. Dengan demikian, kondisi topografi merupakan habitat asli dari flora dan fauna. Jika habitat asli flora dan fauna sudah mulai habis, maka kemungkinan besar persebaran flora dan fauna tidak akan bertahan lama. 5 Suhu Udara Seperti yang kita tahu bahwa setiap flora dan fauna dalam bertahan hidup sangat dipengaruhi oleh suhu udara dari lingkungan tersebut. Suhu udara diperlukan oleh flora dan fauna untuk bernapas. Suhu udara yang normal membuat flora dan fauna mudah untuk beradaptasi. Dengan kata lain, mayoritas flora dan fauna tidak bisa bertahan hidup dengan suhu yang ekstrim. Suhu ekstrim yang dimaksud adalah suhu yang terlalu dingin dan suhu yang terlalu panas. Suhu ekstrim umumnya terjadi karena pencemaran lingkungan dan efek rumah kaca. Kedua hal tersebut berasal dari aktivitas buruk dan keserakahan manusia dalam bertahan hidup. Jadi, untuk menjaga persebaran flora dan fauna, sebaiknya manusia mengurangi kebiasaan buruk dan keserakahannya. 6 Angin Seperti yang kita ketahui bahwa angin dapat membantu keberlangsungan flora dan fauna terutama dalam proses bernapas. Angin sangat berperan dalam persebaran flora karena dengan angin, maka biji-bijian pada tumbuhan dapat tersebar. Biji-biji tumbuhan yang tersebar bisa memberikan manfaat untuk hewan. Maka dari itu, angin menjadi salah satu faktor penting dalam persebaran flora dan fauna. Bukan hanya itu, angin juga bisa digunakan sebagai media pemindahan uap air, pembentukan karbon dioksida, dan yang terpenting adalah penentu kelembapan dari suatu daerah. Jadi, jika tidak angin dalam suatu daerah, maka kemungkinan besar tak ada flora dan fauna yang hidup di daerah tersebut. 7 Cahaya Matahari Cahaya matahari sangat diperlukan oleh flora dan fauna. Selain sebagai penerangan, matahari juga bermanfaat bagi flora untuk fotosintesis. Sedangkan pada fauna, matahari sangat dibutuhkan untuk memberikan kehangatan tubuh. Cahaya matahari yang diterima oleh flora dan fauna harus dalam keadaan normal atau tidak boleh berlebih dan tidak boleh kekurangan. Jika flora dan fauna menerima cahaya matahari yang berlebih, maka bisa merasakan perubahan suhu yang sangat panas. Sedangkan kekurangan matahari, flora dan fauna dapat akan kekurangan suhu hangat dan flora akan sulit berfotosintetis. Maka dari itu, matahari bisa dikatakan sebagai sumber cahaya yang dapat memengaruhi persebaran flora dan fauna di suatu daerah. Dalam melakukan persebaran flora dan fauna sebaiknya selalu memerhatikan letak dan kondisi cahaya matahari. 8 Air Hujan Air hujan muncul karena uap air yang ada di udara sudah sangat banyak. Air hujan memberikan kelembapan udara di suatu daerah. Kelembapan udara inilah yang bisa dikatakan sebagai penunjang persebaran flora dan fauna. Air hujan yang turun ke tanah sangat bermanfaat untuk meningkatkan zat hara yang terkandung di dalam tumbuhan. Zat hara merupakan komposisi tumbuhan yang dapat menjaga kualitas tumbuhan. Singkatnya, air hujan membuat tumbuhan menjadi lebih subur. Selain bermanfaat bagi tumbuhan, air hujan juga memberikan manfaat pada fauna. Air hujan yang jatuh ke tanah akan menjadi sumber penghidupan bagi fauna. Mengapa sumber penghidupan? Karena dengan air, hewan-hewan bisa mengisi cairan di dalam tubuhnya. Jenis-Jenis Flora di Indonesia Jenis-jenis flora yang ada di Indonesia dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kawasan barat, kawasan peralihan, dan kawasan timur. a Kawasan Barat bercorak asiatis Flora yang ada di kawasan barat memiliki corak asiatis. Jenis-jenis flora ini bisa kamu temukan di wilayah Indonesia, seperti pulau Kalimantan dan pulau Sumatera. Flora yang berada di kawasan barat biasanya hidup di hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis adalah hutan yang didalamnya paling banyak ditemukan beragam jenis flora dan fauna. Pada hutan ini umumnya ditumbuhi oleh pohon-pohon yang tinggi dan besar. Bahkan pohon-pohon tersebut membentuk tajuk yang terdiri dari banyak lapisan. Pohon-pohon yang ada di hutan hujan tropis biasanya tingginya sampai 45 meter dan akan selalu memanjang setiap tahunnya. Selain pohon-pohon, ada juga bunga-bunga yang tumbuh di hutan hujan tropis di kawasan Barat Indonesia. Bunga yang dimaksud adalah bunga Raflesia Arnoldi atau bunga bangkai dan bunga Anggrek. b Kawasan Peralihan Wallace Kawasan berikutnya yang menjadi pembagian kelompok flora di Indonesia adalah kawasan peralihan atau Wallace. Pulau-pulau yang termasuk kawasan ini adalah pulau Sulawesi, Pulau Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, serta Pulau Maluku. Jika dilihat dari letak pulaunya, maka bisa dikatakan kalau flora yang termasuk ke dalam kawasan peralihan merupakan tanaman yang bisa bertahan hidup di iklim kering dan suhu yang cenderung panas. Vegetasi yang ada di kelompok kawasan peralihan, bisa kita lihat di sabana dan setepa yang terletak di Nusa Tenggara Timur. Di Sulawesi ada di hutan pegunungan yang kaya akan floranya. Sedangkan di pulau Maluku terdapat hutan campuran yang didalamnya terdapat flora, seperti cengkeh, pala, lontar, pala, kayu manis, dan masih banyak lagi. c Kawasan Timur corak Australiatik Flora yang ada di kawasan timur biasanya bercorak Australiatik. Umumnya, flora yang ada di kawasan timur hidup di hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis yang ada di bagian timur Indonesia bisa ditemukan di pulau Papua. Bahkan, hutan hujan tropis yang ada di Papua sama dengan hutan hujan tropis di bagian barat Australia. Oleh karena itu, flora-flora yang termasuk ke dalam kelompok kawasan timur memiliki corak Australiatik. Tumbuhan-tumbuhan yang dapat kita temukan pada kawasan timur di Papua, seperti pohon sagu, pohon-pohon mangrove ada di hutan mangrove, dan pohon nipah. Jenis-Jenis Fauna di Indonesia Jenis-jenis fauna yang ada di Indonesia dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kawasan barat, kawasan peralihan, dan kawasan timur. a Kawasan Barat atau Asiatis Jenis-jenis fauna yang pertama bisa kamu temukan di pulau Sumatera, pulau Jawa, pulau Kalimantan, dan Pulau Bali. Semua fauna yang ada di pulau-pulau tersebut biasanya tinggal di daerah atau hutan dengan suhu yang cenderung sejuk. Hewan-hewan yang banyak ditemukan di pulau-pulau tersebut, seperti harimau sumatera, macan tutul harimau jawa, badak jawa, elang jawa, dan masih banyak lagi. Jadi, apakah kamu pernah melihat fauna yang hidup di kawasan barat? b Kawasan Tengah atau Peralihan Jenis-jenis fauna yang kedua bisa ditemukan di pulau yang letaknya ada di bagian tengah Indonesia. Pulau-pulau apa saja itu? Pulau Sulawesi, pulau Nusa Tenggara Barat dan pulau Nusa Tenggara Timur, pulau maluku, dan pulau-pulau disekitarnya. Hewan komodo yang merupakan salah satu hewan langka termasuk jenis hewan yang hidupnya di kawasan tengah atau peralihan. Selain komodo, masih ada hewan-hewan lainnya, seperti anoa, burung maleo, dan lain-lain. c Kawasan Timur atau Australis Jenis-jenis fauna yang terakhir bisa ditemukan atau dilihat di pulau Papua dan pulau-pulau disekitarnya. Fauna yang ada di pulau Papua biasanya memiliki kulit tubuh yang sangat indah. Selain itu, hewan-hewan di Papua memiliki beberapa kesamaan seperti hewan yang ada di Australia. Contoh hewan-hewan yang ada di kawasan timur Indonesia atau di pulau Papua, yaitu burung cendrawasih, burung kakatua raja, burung kasuari, kuskus, kanguru papua, dan masih banyak lagi. Jenis-Jenis Flora di Dunia Jenis-jenis flora di dunia terbagi menjadi beberapa kelompok. Untuk lebih jelasnya mari kita simak kelompok flora di dunia. 1. Hutan Hujan Tropis Hutan hujan tropis adalah hutan yang memiliki sistem ekosistem yang paling banyak jumlah floranya sehingga menghasilkan keberagaman flora. Pada hutan hujan tropis biasanya ada banyak sekali tumbuhan-tumbuhan yang menempel di batang, pohon palem, pohon rotan, hingga bunga yang sudah sangat terkenal yaitu bunga Raflesia Arnoldi. 2. Hutan Gugur Hutan gugur adalah hutan yang di mana banyak sekali tumbuhan-tumbuhan yang menggugurkan bunganya. Biasanya, hutan gugur dapat ditemukan di Eropa Tengah, Rusia, Jepang, Tiongkok, Australia, Selandia Baru, dan Amerika Utara. Tumbuhan-tumbuhan yang ada di hutan gugur, seperti pohon maple, pohon cemara, pohon pakis, bunga sakura, dan lain-lain. 3. Sabana Sabana adalah padang rumput yang memiliki pohon-pohon yang cukup tinggi. Meskipun pohon itu cukup tinggi, tetapi pertumbuhannya sangatlah jarang terjadi. Kawasan sabana ini bisa kamu lihat di beberapa negara, seperti Nigeria, Australia, Costa Rica, India, dan lain-lain. Jika tidak ingin ke luar negeri kamu bisa melihat sabana di Indonesia atau tepatnya di daerah Nusa Tenggara Barat. Pada umumnya, kawasan sabana ditumbuhi banyak sekali rerumputan, pohon akasia, pohon palem, dan lain-lain. 4. Padang Rumput atau Stepa Padang rumput adalah tanah datar yang sangat luas dan kering. Biasanya padang rumput terletak di wilayah tropis hingga ke wilayah subtropis. Negara-negara yang memiliki padang rumput, yaitu Afrika Selatan, Kyrgyzstan, Jepang, bahkan ada di Indonesia. Padang rumput di Indonesia ada di wilayah gunung Semeru. Tumbuhan-tumbuhan yang hidup di lingkungan padang rumput biasanya hanya rumput-rumput saja dan tumbuhan yang tidak berkayu. 5. Gurun Gurun adalah padang yang luas yang tandus dan umumnya gurung berupa padang pasir. Sinar matahari di gurun sangatlah panas, bahkan bisa mencapai 40 derajat celcius. Gurun ini bisa kamu lihat di beberapa negara, yaitu Tiongkok, Kazakhstan, Uzbekistan, India, Iran, dan lain-lain. Tidak semua tumbuhan bisa tumbuh di kawasan gurun. Tumbuhan-tumbuhan yang dimaksud, yaitu kaktus, pohon kurma, pohon palm, pohon, zaitu, dan jenis-jenis lainnya. 6. Taiga Istilah “taiga” diambil dari bahasa Rusia yang jika diartikan adalah hutan terluas yang ada di dunia. Hutan terluas ini tersebar di Eurasia dan Amerika Utara, Kanada, Siberia Utara, Rusia, dan lain-lain. Tumbuhan yang ada di hutan taiga biasanya bentuk seperti jarum atau pohon konifer. Jenis-jenis tumbuhan konifer, seperti pohon alder, pohon jumper, pohon spurce, dan lain-lain. 7. Tundra Tundra adalah daerah beku dan tandus yang letaknya ada di kutub utara. Pada kawasan tundra tidak ada pohon yang menjulang tinggi yang ada hanyalah rumput-rumput kecil saja. Jenis-Jenis Fauna di Dunia Jenis-jenis fauna di dunia dibagi menjadi beberapa kelompok, yaitu kawasan neartik, neotropik, australia, oriental, paleartik, dan etopia. 1. Kawasan Neartik Kawasan Neartik ini berada di Amerika Utara, Kanada, dan Greenland. Sementara itu, hewan-hewan yang ada di kawasan ini, yaitu bison, kalkun, karibau, dan sebagainya. 2. Kawasan Neotropik Kawasan Neotropik terletak di Meksiko Selatan, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Hewan-hewan yang dapat dilihat di kawasan ini, seperti kukang, tapir, antelop, dan lain-lain. 3. Kawasan Australia Kawasan Australia merupakan kawasan yang berada di sekitar Australia, yaitu Selandia Baru, Australia, dan Papua Nugini. Pada kawasan ini, hewan-hewan yang bisa kamu lihat, seperti kanguru, koala, dan lain-lain. 4. Kawasan Oriental Kawasan Oriental ini terletak di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Contoh hewan di kawasan ini yaitu harimau, gajah, badak bercula satu, dan lain-lain. Kamu mungkin sering melihat hewan-hewan tersebut di kebun binatang. 5. Kawasan Paleartik Kawasan Paleartik tersebar di Eropa, Afrika Utara, dan sebagian Asia Himalaya. Fauna yang bisa kamu lihat di kawasan ini meliputi domba, sapi, beruang kutub, dan kerbau. 6. Kawasan Ethiopia Kawasan Ethiopia terletak di Afrika Selatan, Madagaskar, dan Gurun Sahara. Hewan-hewan yang ada di kawasan ini biasanya singa, zebra, jerapah, dan lain-lain. Baca juga artikel terkait Perubahan Wujud Benda Pengertian Gaya Magnet Klasifikasi Iklim Matahari Nama-nama Tulang Manusia dan Fungsinya Pengertian Atom Macam-macam Energi dan Perubahan Energi Sumber Daya Alam Mineral Hujan Asam Proses Terjadinya Hujan Daur Hidup Nyamuk Daur Hidup Katak Pemanasan Global Penyebab Terjadinya Banjir Penyebab Pencemaran Udara Penyebab Pencemaran Tanah Penyebab Pencemaran Air Kesimpulan Flora dan Fauna yang ada di Indonesia atau luar negeri kehidupannya sangatlah bergantung dengan kondsi alam yang baik. Untuk mendapatkan kondisi alam yang baik, maka setiap manusia harus ikut serta dalam menjaga dan merawat habitat flora dan fauna. Dengan menjaga habitatnya, maka keturunan kita nanti masih bisa melihat flora dan fauna yang masih hidup saat ini. ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisienHai Sahabat Geografi kali ini silahkan Download PPT Materi Persebaran Flora dan Fauna pada mata pelajaran geografi kelas 11 semester Lewati ke konten Juli 26, 2022 Connection timed out Error code 522 2023-06-14 215023 UTC What happened? The initial connection between Cloudflare's network and the origin web server timed out. As a result, the web page can not be displayed. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Contact your hosting provider letting them know your web server is not completing requests. An Error 522 means that the request was able to connect to your web server, but that the request didn't finish. The most likely cause is that something on your server is hogging resources. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d75c922dace1c7a • Your IP • Performance & security by Cloudflare Padapertemuan ini kita akan bersama sama belajar Materi Geografi Kelas XI BAB II Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia. 4.1 Membuat peta persebaran flora dan fauna di Indonesia dan dunia yang dilengkapi gambar hewan dan tumbuhan endemik. KEGIATAN PEMBELAJARAN 2 PERSEBARAN, KONSERVASI, PEMANFAATAN FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA
Schoolfess adalah sebuah komunitas pelajar di Indonesia yang mewadahi pelajar-pelajar di seluruh Indonesia untuk saling bertukar informasi mengenai dunia pendidikan seperti PPDB, UTBK, serta topik pendidikan lainnya dalam kehidupan sekolah. Saat ini Schoolfess sudah memiliki lebih dari 1juta audience di semua platform. Kontak API Privacy Policy Cookie Policy © 2022 Schoolfess All Right Reseved
Padapertemuan ini kita akan bersama sama belajar Materi Geografi Kelas XI BAB II Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia. Kompetensi Dasar pada BAB ini adalah. 3.1 Menganalisis sebaran flora dan fauna di Indonesia dan dunia berdasarkan karakteristik ekosistem. 4.1 Membuat peta persebaran flora dan fauna di Indonesia dan dunia yang Di wilayah Indonesia tersebar berbagai jenis flora berdasar wilayahnya. Kids, pada artikel Belajar dari Rumah BDR materi Geografi Kelas 11 SMA masih akan membahas sebaran flora dan fauna di Indonesia. Dalam buku materi Geografi Kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka Terbitan Kemdikbud, hlm. 84-89 akan membahas persebaran flora dan fauna di Indonesia. Persebaran flora dan fauna di Indonesia terbagi berdasarkan dua garis yaitu Wallace dan Weber. Garis wallace adalah garis khayal yang memisahkan persebaran fauna Indonesia bagian Barat atau asiatis dengan fauna Indonesia tengah atau peralihan. Garis Weber dibuat oleh Max Wilhelm Carl Weber yang membuat pemisah fauna Australis, yaitu persebaran fauna Indonesia tengah atau peralihan dengan fauna Indonesia Timur atau australis. Nah, kali ini kamu akan diajak melihat persebaran flora di Indonesia, nih, Kids. Yuk, ikuti uraian lengkapnya di bawah ini. Persebaran Flora Indonesia Sesuai wilayah dan karakteristiknya, sebaran flora bisa dibedakan menjadi tiga kawasan utama. Ketiga kawasan tersebut ialah a Kawasan flora subregion Indonesia-Malaysia bagian barat b Kepulauan Wallacea Sulawesi, Nusa Tenggara, Timor, dan Maluku di bagian tengah, c Subregion Australia di bagian timur. Ketiga kawasan flora ini terbagi jadi empat wilayah, di antaranya 1. Flora Sumatera- Kalimantan Baca Juga Sebaran Flora Fauna Dunia Jenis-Jenis Zona Vegetasi, Geografi Kelas 11 SMA Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya. PROMOTED CONTENT Video PilihanSecararinci persebaran flora di Indonesia, sebagai berikut: 1. Flora Indonesia barat Wilayah Indonesia Barat termasuk iklim Af dan Flora Indonesia barat sejenis dengan flora di Asia. Di wilayah ini terdapat hutan hujan tropis Dengan pohon yang tinggi-tinggi daunnya kecil dan rindang.
materigeografi kelas 11 bab FLORA DAN FAUNA. Ketika duduk di kelas X, Anda telah mendapatkan materi tentangruang lingkup geografi. Dalam pembahasan tersebut dijabarkanmengenai objek kajian geografi berupa geosfer yang terdiri atasatmosfer, hidrosfer, biosfer, litosfer, dan antroposfer.Wilayah Indonesia diberkahi dengan kekayaan hayati, salah satunya fauna yang begitu beragam. Seperti apa persebaran faunanya? - Artikel Belajar dari Rumah BDR kali ini akan mengajakmu melanjutkan pembahasan tentang persebaran flora dan fauna di Indonesia. Pada artikel sebelumnya kamu sudah diajak melihat seperti apa persebaran flora di wilayah Indonesia. Kali ini kamu akan diajak melihat seperti apa persebaran fauna di Indonesia, nih, Kids. Masing-masing fauna yang ada di wilayah Indonesia dibatasi oleh garis Wallace dan garis Weber. Pola persebaran fauna Indonesia enggak jauh berbeda dengan pola persebaran tumbuhan yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu barat, tengah, dan timur. Sebagian besar fauna di bagian barat punya kesamaan dengan corak fauna oriental, sedangkan di bagian timur punya kemiripan dengan corak fauna Australia. Jenis-jenis fauna Indonesia bagian tengah sering disebut sebagai fauna khas Indonesia fauna Kepulauan Wallacea. Yuk, simak uraian lengkap pembagian fauna di wilayah Indonesia berikut ini, Kids. Persebaran Fauna di Wilayah Indonesia 1. Wilayah Fauna Indonesia Barat Wilayah fauna Indonesia bagian barat meliputi Pulau Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Baca Juga Sebaran Flora Fauna Dunia Jenis-Jenis Zona Vegetasi, Geografi Kelas 11 SMA Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya. PROMOTED CONTENT Video Pilihan Upayakonservasi flora dan fauna di Indonesia dilakukan dengan 2 metode, yaitu metode insitu dan metode eksitu. Endarto, Danang. Sarwono, dan Singgih. 2009. Geografi 2 Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Grahadi. Titan Hermawan. Mahasiswa pendidikan ekonomi yang ahli mata pelajaran Geografi tingkat SMA dan pernah ditunjuk untuk mengikuti OSN 1. Persebaran Flora di Indonesia Indonesia adalah negara dengan wilayah kepulauan yang terdiri atas pulau lebih. Di pulau-pulau itu hidup berbagai macam flora dan fauna yang membuat negara kita diakui sebagai negara dengan keragaman hayati tertinggi di dunia. Indonesia memiliki tumbuhan jenis palem terbanyak di dunia, yaitu 400 jenis. Di Indonesia juga tumbuh sekitar jenis tanaman berbunga atau peringkat ketujuh di dunia. Keberadaan flora ini menopang kehidupan fauna. Indonesia menduduki peringkat pertama di dunia yang mempunyai jenis mamalia terbanyak, yaitu 515 jenis. Indonesia juga menjadi negara peringkat pertama di dunia yang mempunyai jenis kupu-kupu terbanyak, yaitu 121 jenis. Dari segi jenis reptil, Indonesia menduduki peringkat tiga di dunia dengan 600 jenis, peringkat empat untuk burung jenis, dan peringkat kelima untuk amfibi 270 jenis. Data-data itu menunjukkan betapa negara kita memiliki kekayaan yang luar biasa. Kekayaan ini telah lama menyita perhatian dunia sehingga begitu banyak peneliti dan pemburu yang datang ke Indonesia. Dari seluruh flora dan fauna itu, sebagian besar merupakan flora dan fauna endemi, artinya tidak ada di wilayah negara lain. Flora dan fauna itu mempunyai kekhasan tersendiri. Kekhasan itulah yang menimbulkan minat para ilmuwan untuk datang ke Indonesia. Salah satu ilmuwan itu adalah Alfred Russel Wallace yang berasal dari Inggris. Ia mengadakan penjelajahan di Indonesia selama delapan tahun, sejak tahun 1854 sampai dengan 1862. Dari penjelajahan itu, Wallace menemukan beberapa keanehan menyangkut persebaran fauna. Wallace mendapati fauna yang ada di Sumatra juga banyak terdapat di Kalimantan. Beberapa ikan air tawar di Sumatra juga terdapat di Kalimantan, padahal di antara dua pulau itu terdapat perairan laut yang cukup luas, yaitu Selat Karimata. Tidak mungkin ikan air tawar itu menyeberangi perairan laut yang asin. Anehnya, ikan air tawar di Pulau Sulawesi berbeda dengan di Kalimantan. Padahal selat yang memisahkan lebih sempit dibanding Selat Karimata. Keanehan lain yang ia dapati di Pulau Sulawesi adalah burung. Ia sama sekali tidak mengira bahwa jenis burung yang hidup di Sulawesi berbeda dengan burung yang hidup di Kalimantan. Ini sangat aneh mengingat burung dapat terbang menyeberangi Selat Makassar yang lebih sempit dibanding Selat Karimata. Keadaan iklim di Kalimantan dan Sulawesi pun sama. Begitu juga dengan kondisi geografisnya tidak jauh berbeda. Tumbuh-tumbuhan yang hidup di suatu tempat ada yang tumbuh secara alami dan ada juga yang dibudidayakan oleh manusia. Flora ataua dunia tumbuhan di berbagai tempat di dunia pasti berbeda-beda, hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain sebagai berikut -Iklim -Jenis tanah -Relief atau tinggi rendah permukaan bumi -Biotik pengaruh makhluk hidup. Adanya faktor-faktor tesebut, Indonesia memeliki keanekaragaman jenis tumbuh-tumbuhan. Iklim memiliki pengaruh yang sangat besar terutama suhu udara dan curah hujan. Daerah yang curah hujannya tinggi memiliki hutan yang lebat dan jenis tanaman lebih bervariasi, misalnya di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Sedangkan daerah yang curah hujannya relatif kurang tidak memiliki hutan yang lebat seperti di Nusa Tenggara. Daerah ini banyak di tumbuhi semak belukar dengan padang rumput yang luas. Suhu udara juga mempengaruhi tanaman yang dapat hidup di suatu tempat. Junghuhn telah membuat zonasi pembatasan wilayah tumbuh- tumbuhan di Indonesia sebagai berikut Daerah panas 0 – 650 meter, tumbuhan yang cocok di daerah ini adalah kelapa, padi, jagung, tebu, karet. Daerah sedang 650 – 1500 meter, tumbuhan yang cocok di daerah ini adalah kopi, tembakau, teh, sayuran. Daerah sejuk 1500 – 2500 meter, tumbuhan yang cocok di daerah ini adalah teh, sayuran, kina, pinus. Daerah dingin di atas 2500 meter tidak ada tanaman budidaya Beberapa jenis flora di Indonesia yang dipengaruhi oleh iklim antara lain sebagai berikut Hutan Musim, Terdapat di daerah Indonesia yang memiliki suhu udara tinggi dan memiliki perbedaan kondisi tumbuhan di musim hujan dan musim kemarau. Pada musim kemarau pohonnya akan meranggas dan pada musim hujan akan tumbuh hijau kembali. Contoh hutan musim ialah hutan jati dan kapuk randu. Hutan musim banyak terdapat di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hutan Hujan Tropis, Terdapat di daerah yang curah hujannya tinggi. Indonesia beriklim tropis dan dilalui garis khatulistiwa sehingga Indonesia banyak memperoleh sinar matahari sepanjang tahun, curah hujan tinggi dan temperatur udara tinggi. Di Indonesia hutan hujan tropis terdapat di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Sabana, Terdapat di daerah yang curah hujannya sedikit. Sabana berupa padang rumput yang diselingi pepohonan yang bergerombol. Sabana terdapat di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Steppa, Adalah padang rumput yang sangat luas. Stepa terdapat di daerah yang curah hujannya sangat sedikit atau rendah. Stepa terda- dapat di Nusa Tenggara Timur, baik untuk peternakan. Hutan Bakau atau Mangrove, Adalah hutan yang tumbuh di pantai yang berlumpur. Hutan bakau banyak terdapat di pantai Papua, Sumatera bagian timur, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan. Hutan Rawa/Tanah Gambut adalah hutan yang tumbuh di daerah rawa. Hutan ini banyak terdapat di Sumatera Selatan dan Kalimantan 2. Persebaran Fauna Di Indonesia persebaran fauna di Indonesia dibagi menjadi tiga, yaitu tipe Asia, Australia, dan peralihan Wilayah Fauna Indonesia Barat Wilayah fauna Indonesia bagian barat meliputi Pulau Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, serta pulau-pulau kecil di sekitarnya. Region fauna ini sering disebut wilayah fauna Tanah Sunda. Fauna wilayah Indonesia bagian barat antara lain sebagai berikut. 1. Mamalia, terdiri atas gajah, badak bercula satu, tapir, rusa, banteng, kerbau, monyet, orang utan, macan, tikus, bajing, kijang, kelelawar, landak, babi hutan, kancil, dan kukang. 2. Reptil, terdiri atas buaya, kura-kura, kadal, ular, tokek, biawak, dan bunglon. 3. Burung, terdiri atas burung hantu, elang, jalak, merak, kutilang, serta berbagai macam unggas. 4. Berbagai macam serangga. 5. Berbagai macam ikan air tawar dan pesut lumba-lumba Sungai Mahakam. Wilayah Fauna Indonesia Tengah Wilayah ini disebut fauna Kepulauan Wallacea. Region ini terdiri atas Pulau Sulawesi dan kepulauan di sekitarnya. Kepulauan Nusa Tenggara, Pulau Timor, dan Kepulauan Maluku. Di kawasan ini terdapat hewan khas yang hanya dapat dijumpai di Indonesia, yaitu anoa, babi rusa, dan biawak komodo. Fauna Kepulauan Wallacea, antara lain sebagai berikut. 1. Mamalia, terdiri atas anoa, babi rusa, ikan duyung, kuskus, monyet hitam, tarsius, monyet seba, kuda, dan sapi. 2. Reptil, terdiri atas biawak, komodo, kura-kura, buaya, ular, dan soa soa. 3. Amfibi, terdiri atas katak pohon, katak terbang, dan katak air. 4. Burung, terdiri atas burung dewata, maleo, mandar, raja udang, burung pemakan lebah, rangkong, kakatua, nuri, merpati, dan angsa. Wilayah Fauna Indonesia Timur Wilayah fauna Indonesia Timur atau fauna Tanah Sahul meliputi Papua dan pulau-pulau di sekitarnya. Jenis-jenis hewan yang terdapat di wilayah tanah sahul antara lain sebagai berikut. 1. Mamalia, terdiri atas kanguru, wallaby, nokdiak landak Irian, opposum layang pemanjat berkantung, kuskus kanguru pohon, dan kelelawar. 2. Reptil, terdiri atas buaya, biawak, ular, kadal, dan kura-kura. 3. Amfibi, terdiri atas katak pohon, katak terbang, dan katak air. 4. Burung, terdiri atas nuri, raja udang, cendrawasih, kasuari, dan namundur. 5. Berbagai jenis ikan. 6. Berbagai macam serangga insecta. .