BABII PENGERTIAN DAN TUJUAN MEMPELAJARI ILMU AKHLAK TASAWUF A. Pengertian dan Tujuan Mempelajari Ilmu Akhlak Kata "akhlak" berasal dari bahasa Arab, jamak dari khuluqunyang menurut bahasa berarti budi pekerti, perangai, tingkah laku atau tabiat. Kata tersebut mengandung segi-segi persesuaian dengan perkataan khalqun yang berarti kejadian
Tasawufdan fiqh adalah disiplin ilmu yang saling menyempurnakan. Jika terjadi pertentangan diantar keduanya, berarti terjadi kesalahan dan penyimpangan. Maksudnya, boleh jadi seorang sufi berjalan tanpa fiqh atau menjauhi fiqh. Dengan kata lain, seorang ahli fiqh tidak mengamalkan ilmunya. hubunganfilsafat islam dengan ushul fiqh. BAB I. PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Ilmu kalam, fiqih, filsafat dan tasawuf mempunyai kemiripan obyek kajian. Objek kajian ilmu kalam adalah ketuhanan dan segala sesuatu yang berkaitan dengan-Nya. Objek kajian filsafat adalah masalah ketuhanan di samping masalah alam, manusia dan segala sesuatu yang Ilmufiqih adalah ilmu untuk mengetahui hukum Allah yang berhubungan dengan segala amaliah mukallaf baik yang wajib, sunah, mubah, makruh atau haram yang digali dari dalil-dalil yang jelas (tafshili). Produk ilmu fiqih adalah "fiqih". Sedangkan kaidah-kaidah istinbath (mengeluarkan) hukum dari sumbernya dipelajari dalam ilmu " Ushul Fiqih ".Makadalam makalah kami ini kami telah membahas hubungan ilmu tasawuf dengan beberapa ilmu keislaman lainnya, diantaranya: Ilmu kalam, ilmu filsafat, ilmu jiwa, dan ilmu fikih. Dengan tujuan agar kita lebih mampu mengkorelasikan ilmu-ilmu tersebut dan bisa membandingbandingkannya. B. RUMUSAN MASALAH. 1.
Darisini bisa kita lihat, bahwa antara tasawuf dan dan ilmu kalam mempunyai ketersinggungan satu sama lain. Selain dengan ilmu kalam, tasawuf juga berhubungan dengan fiqih. Di dalam Islam kita mengenal tiga pilar penting yaitu iman, islam, dan ihsan. Tasawuf ini masuk ke dalam kategori ihsan, karena bisa dilihat dari pengertian ihsan sendiri .